sekali lagi
hari yang cukup parah, masih sepeti yang dulu dulu, tapi hari ini lebih parah lagi. seorang teman yang ingin kujadikan pengganti sahabatku hilang begitu aja
mungkin boleh dikatakan ini egois, tapi apa salah kalo kita menginginkan seseorang menjadi lebih baik??? entahlah menurutku ini bukanlah sebuah keegoisan.
entah untuk yang keberapa kalinya ini terjadi, teman yang udah hampir menjadi sahabat hilang dan ninggalin. memang gak bisa gua tumpahin semua kesalahan ama mereka, tapi apa ini adil???? bagi gua yang ingin perhatian dari sahabat di kota yang pusatnya aja gua gak tau
kembali gua mesti mulai dari nol lagi, mecari dan akan terus mencari siapa sebenernya “sahabat” gua
no titile 2
manusia selalu dikuasai oleh nafsu serakah, serakah akan harta, serta serakah akan jiwanya sendiri
itulah watak asli manusia, tak pernah dan tak akan pernah puas dengan apa yang ia miliki dan apa yang ia raih
apa harus????
apakah kita sebagai manusia hanya bisa mendahulukan nafsu untuk mendapatkan daripada memberikan sesuatu pada orang lain
yang kutahu manusia itu hanya makhluk busuk yang berjalan dimuka bumi, dan makhluk pemimpi yang bermimpi untuk mewujudkan mimipinya
no title
hari ini masih seperti yang biasanya, berjalan dengan menjemukan. kota ini semakin lama semakin membuat diri ini bosan akan kehidupan. entahlah apa yang terjadi, tapi semakin lama waktu berjalan semakin merajai rasa bosan ini.
mungkin ini sebuah “firasat” atau hanya perasaan takut yang berlebihan terhadap kematian, entahlah yang gua ketahui hanya ini selalu menusuk jiwa dan nurani ini











