Yah, itu kekecewaan yang ingin gua sampaikan, Sumatra barat, payah !!!! mengapa?? Okay, mari kita menuju 5 jam yang lalu, saat ini gua sedang dalam perjalanan ke Painan, kalo di koordinatkan sat ini lagi di Pariaman.
Gua berangkat tadi jam 10 pagi dari rumah, dari kota kecil Payakumbuh ini saja udah mulai tercium bau kesemrautan lalulintas. Polisi hanya duduk di pos, sedangkan kemacetan tampak jelas di depan matanya, Bangsat !!!.
Memang di segi lalulintas Sumatra barat ini berada di urutan 32 dari 32 provinsi menurut gua. Payah!!!!!!
Dari 4 kota yang udah gua lalui, Payakumbuh, Bukitting, Padang panjang, Pariaman, baru kota Padang Panjang yang lumayan tertib, secara tempatnya rada teratur. Kota paling parah tak lain dan tak bukan adalah Bukittingi, metropolitannya Sumatra barat, yang punya polisi banyak, tapi gak sanggup ngurusin lalu lintas, apa aja kerjaan lo Pak Polis?? Abis terima gaji, lalu ngeluyur giu aja ya?? Dasar lintah masyarakat!!!!!!!!!
Baru seminggu di sini gua dah muai bosen, dah terlalu banyak kekecewaan yang gua dapet di tanah kelahiran gua ini, bukan gua gak cinta tanah air, dan bukan pula gua merendahkan tanah kelahiran gua ini. Tapi ini lah faktanya, tanah yang katanya memiliki tingkat pendidikan tertinggi di Sumatra, tapi masyarakatnya sama aja, GAK TERDIDIK.