Bosen
Rasa bosen dah mulai melanda. Baru aja 2 minggu di rumah, tapi dah mulai bT disini, mboh kenapa, padahal temen temen pada pulang semua. Keinginan tuk kembali menginjakkan kaki di jogja sekarang kian besar dibenak ini. Mboh lah, mungkin ini hanya siklus seperti biasa, nanti saat balik kek jogja malah berat rasanya.
Kalo dirumah sebenernya betah, tapi lingkungan yang bikin aku gak betah. Kebiasaan dijogja saban hari berhadapan ama laptop dan koneksi internet, sekarang dihadapkan ama dunia offline yang jarang banget aku sentuh. Rasanya beda banget, saat di dunia maya aku hanya butuh keyboard dan klik untuk menyelesaikan sesuatu, didunia baru ini aku harus mondar mandir untuk menyelesaikan sesuatu yang kecil sekalipun.
Tak terasa sesaat lagi hari yang fitri itu akan datang menghampiri, rasanya aku masih lom pantas untuk mendapatkan hari yang fitri itu, 2 hari puasaku bolong karna demam. Semoga Allah menerima amal puasa ramadhanku kali ini. Amin.
Sebulan yang lalu aku pernah posting tentang ayah, ada quote yang menarik disono.
Hidup begitu singkat. Kadang kita merasa tidak saling membutuhkan, tidak saling mencintai, sampai maut akhirnya memisahkan kita. Akan lebih berarti wujud cinta yang kita perlihatkan pada orang-orang tercinta ketika mereka masih hidup, ketimbang air mata yang tumpah di pusara yang tidak lagi bermakna.
Beberapa hari terakhir banyak kejadian yang berhubungan dengan ayah. Seorang teman dekat yang Ayahnya meninggal beberapa hari yang lalu ( aku turut berduka cita wun, sorry gak bisa kesono ) , ada juga seorang teman lama yang ayahnya tabrakan dan terluka dibagian kepala. Bayangkan jika dia, orang yang kita cintai benar benar hilang dari hadapan, benar benar kembali kepada sang pencipta. Ahhh, rasanya aku belum sanggup kehilangan orang orang yang kucintai, orang orang yang ada disekliling. So, resapi lah apa isi quote ini, pastinya anda anda sekalian akan mengerti apa arti orang orang yang selama ini ada, tapi tak pernah anda lihat.
Kita hanya bisa berencana
Manusia itu hanya bisa berencana, Allah swt yang menentukan
Kata kata ini sering banget aku denger dari mulut orang tuaku saat dulu SMA, sekarang baru bener bener aku rasakan. Rencana yang udah matang matang disusun jauh sebelum pulang, kadang juga bisa hancur karna sesuatu hal yang gak disangka sangka, walau gak semua rencana yang gatot alias gagal total.
Udah seminggu di rumah, kerjaan malah sering pergi maen ama motor baru ( kemaren beliin mama motor, coz yang lama dah mulai butut ) , nonton TV, ama tidur tiduran. Keliatane waktu aku balik ke jogja, aku bakalan tambah ndut deh, soale dirumah disuruh makan mulu, hihihi.
Akhirnya online juga
Setelah bersibuk sibuk ria selama 4 hari pertama di jogja, akhirnya aku bisa online juga, fuih……
Rasanya gimana gituuuuu…., gak bisa online, email masuk udah bejibun. earning gak keurus, malah sekarang jadi kangen jogja, hahahahaha.
speed internet disini lumayan lah, masih bisa kerja walo dak maksimal, rencana mo masukin spidi ke rumah aja untuk sebulan. hehehe
yo wes, cuma say hello doank, dan pemberitahuan aku dah nyampe padang dengan selamat.











