Feb 22, 2007

D I A

Dia hanya seorang wanita biasa biasa saja. Dia hanya seorang guru bagi orang orang yang ada disekitarnya. Dia hanya orang yang tak lelah mendidik siapa saja.
Penampilannya gak pernah eksentrik, biasa biasa aja, gak pernah berlebihan. Itulah yang selalu kusuka darinya, dan itulah yang coba kucontoh.
Aku tau kalo dia mencintaiku sepenuh hati, walau tak pernah terucapkan dari bibir yang selalu tersenyum itu, tapi aku tahu melalui sikapnya padaku, sayangnya padaku, tatapan yang menyejukkan itu.
Aku rindu padanya, ku tahu dia akan selalu merindukanku setiap malam, aku tahu di penghujung sholatnya dia akan selalu mendo’akan keselamatanku, aku tahu dia akan khawatir jika mendengar aku yang sedang sakit, aku tau itu. Aku tau
Tapi mengapa aku baru tau saat ini??? Mengapa tidak saat aku masih memiliki banyak waktu bersamanya, mengapa disaat dia harus berada jauh dari sisiku. Aku rindukan dia
Kurindukan belaian lembutnya, kurindukan tertidur di pangkuannya, kurindukan senyuman yang bertengger di wajahnya. Kurindukan semua itu.
Terima kasih Tuhan..
Terima kasih telah memberikanku seorang wanita tegar
Terima kasih telah memberikanku serorang wanita yang mencintaiku sepenuh hatinnya
Terima kasih..
Terima kasih telah memberikan IBU ku…..

Leave a comment

 

Foto di flickr

    Danau diatehDanau diatehAqillaSang calon bidadari surgaRasya AlbukhariRasya AlbukhariBunda dan RasyaRasya Al-BukhariPakaian dan kepalsuan