2009
08.04

Fase baru dalam kehidupanku

set you free

Single?? Putus?? Kok bisa??” itu katan kata yang mucul di beberapa sms yang masuk, offline message di YM!, komentar status di FB, serta di chat FB.

Yups, akhirnya kami putuskan untuk berpisah dulu. Hubungan ini udah sampai pada titik puncaknya, stagnan. Ada beberapa bagian yang hilang dari kami, yup.. itu natural menurutku, tiap manusia punya fase fase kehidupan yang berbeda. Mereka pasti akan melewati fase fase itu dengan konsekuensi ada yang hilang dari diri mereka pribadi, baik sifat, prinsip, sikap, atau apalah itu namanya.

Beratkah ?? Berat dan tak berat. Berat karna ada rasa sedikit kehilangan yang menyeruak didada, apalagi saat mendengar isakan tangisnya diseberang sana, tersedu sedu, berusaha menerima keputusan bersama ini. Teringat pesan mama ” il, jangan pernah membuat seorang wanita menangis, karna mama juga wanita “. Tak berat karna hingga detik ini kami masih bisa berkomunikasi dengan baik sekali, hampir tak ada yang berubah, malah menjadi lebih baik lagi menurutku. Tak ada lagi egoisitas merasa memiliki, tak ada lagi nada nada tinggi yang terlempar, lebih adem, dan lebih tenang.

Sekarang, dia lebih bisa berkonsentrasi dengan skripsi dan bisa berfikir lebih banyak tentang bagaimana hidupnya kedepan, karna sesaat lagi, dia akan masuk ke dunia yang sebenarnya, dunia yang mandiri. Akupun begitu, masih begitu banyak mimpi yang belum bisa kuraih, lebih fokus, dan lebih tenang dalam hal “hati”.

Selama 2 hari sebelum keputusan ini kami buat, aku bertanya pada Allah tentang keputusan yang akan dibuat,5 kali sehari ditambah sekali disepertiga malam terakhir. Akhirnya Allah memberikan keputusanNya. Aku dan dia hanya bisa menjalani satu lagi fase kehidupan yang ditentukan Allah.

Dek, jadilah yang terbaik untuk diri adek sendiri, keluarga dan orang orang yang adek sayangi. Jika nanti Allah mengikat kita lagi, mas ingin itu bukan hanya sebuah ikatan “pacaran”, tapi sebuah ikatan yang akan mengikat kita hingga ajal menjemput. Amin

We often fool ourselves

And say that it’s love

Only cause when it’s gone We end up being lonely

So how are we to know That it just isn’t so

That we just have to let each other go

There were many times

When we shared precious moments

But later realized they were only stolen moments

So how are we to know That it just wasn’t so

That we just had to let each other go

If loving you is all that means to me

When being happy is all I hope you’d be

Then loving you must mean

I really have to set you free

4 comments so far

Add Your Comment
  1. semngat jaya…\m/

  2. @karmin : semangat gan \m/

  3. sing sabar yo mas ilham

    aku moco iki dadi kelingan mantan bojoku :( (

  4. @om dewo : yang sabar ya om :)
    Allah memiliki rencana yang maha dahsyat untuk kita om :)