Oct 10, 2006

R I N D U

udah 17 hari ramadhan ini berlalu, 17 kali sahur dan 17 kali buka ( entah itu bersama atau sendiri aja). tapi yang jadi pertanyaan adalah, apa yang udah kita dapet dari 17 hari ini, apa kita udah bisa mengaji setiap hari, apakah kita udah bisa sholat tepat pada waktunya, apakah kita udah bisa berbagi dengan yang lain, apakah kita udah bisa menahan hawa nafsu kita, dan dengan segala pertanyaan yang mesti kita pertimbangkan lagi jawabannya.

beberapa hari ini banyak yang gua baca, semakin banyak gua mbaca makin banyak pula tetesan air mata yang tertumpah dari mata yang telah busuk akan waktu ini, makin meringis hati yang telah bau oleh dosa yang menumpuk ini, makin kelu lidah yang telah bersimbah akan bohong dan kata kata kotor ini. makin ku terpekur dalam kesendirian yang tak berati ini, tuhan maafkan lah aku

kini kurindu akan ibuku, rindu kepada ayahku, rindu dengan semua keluargaku. tangis ini tak lagi bisa membayar kerinduan yang telah menggunung di hati ini. rindu akan belain kasih ibu, rindu akan bijaksana nya ayah, rindu dengan gelak tawa kehangatan keluarga. tuhan kumohon lindungilah mereka, jagalah mereka dari murka-Mu

sesaat ingin ku menghentikan waktu, lalu ku play-back ke masa masa keterjerumusan gua, ingin kembali tuk memperbaiki semua yang udah terjadi. tapi inilah hidup.

buat mama n papa; tolong maafkan anakmu ini, saat ini belum aku masih belum bisa membalas semua kebaikan, perhatian, dan pengorbanan kalian ( tuhan, kumohon berilah aku waktu tuk bisa membalas budi baik mereka, amiin)

JANGAN ASAL COPY PASTE..

Leave a comment

 

Foto di flickr

    Danau diatehDanau diatehAqillaSang calon bidadari surgaRasya AlbukhariRasya AlbukhariBunda dan RasyaRasya Al-BukhariPakaian dan kepalsuan