Apr 26, 2006

sekelumit komentar dari beberapa postng gua

setiap orang pasti punya salah. keadaan jadi seperti ini juga awalnya dari kamu. Kamu sendiri yang tiba-tiba menjauh dari temen-temen kamu. Sikap-sikap kamu yang selalu ingin menyimpan rahasia kamu sendiri. Cinta sama orang itu merupakan naluri dan gak akan memilih dulu siapa orang itu. Mau dia musuh kamu, temen kamu, temen deket kamu ataupun sahabat kamu. Jadi jangan menyalahkan diri kamu sendiri cuma gara2 kamu suka ma sahabat kamu dan jangan pernah menjauhi orang yang kamu sukai itu karena kalo kamu menjauh bahkan gak mau liat dia lagi, pasti rasa suka itu malah akan bertambah. mungkin saat ini ce yang kamu suka agak menjauh dari kamu itu wajar aja karena dia juga sedang mencoba menerima keadaan yang sedang terjadi saat ini. umumnya sikap semua ce yang disukai sahabatnya sendiri pasti akan seperti itu apa lagi kalo mereka deket banget dan sudah mengerti satu sama lain. percayalah bahwa keadaan seperti ini akan berakhir dan kembali seperti semula. kalo kamu merasa dijauhi temen-temen kamu, cobalah kamu tanya sama mereka apa kesalahan kamu dan minta maaflah. temen-temen kamu pasti akan memaafkan kamu coz Allah juga selalu memaafkan orang2 yang berbuat salah. tolong rubah sikap kamu yang gak peduli terhadap apa yang terjadi di lingkungan kamu. Jangan terlalu cuek.jangan terlalu meremehkan orang karena belum tentu kamu lebih baik dari orang yang kamu remehkan itu. cobalah untuk menghargai orang lain dan menerima pendapat orang lain walaupun tidak sejalan dengan pikiran kamu. gak selamanya yang kamu anggap bener itu adalah yang terbaik.

–Posted by Anonymous to G.H.A.P.U.A.K at 4/25/2006 01:33:46 PM

mungkin mereka bukannya gak mau jadi sahabat kamu, mungkin mereka emang lagi ada masalah, mungkin emang lagi sibuk, .. so, relaks ajah lah…. kalaow elu mengharapkan orang lain menerima sikap dan sifat eluh,… berarti elu juga HARUS MENERIMA SIKAP DAN SIFAT MEREKA, bukan? .. … that would be fair, right?…. atau mereka gak nyaman barangkali dengan kamu….. kalow mereka gak nyaman dan mereka menghindar atau keliatan gak mau, berarti elu bukan sahabat yang mereka butuhkan,…. you should find out, … be brutally honest with them and with your self tipsnya: the perfect way to have a bestfriend is to become a bestfriend to others. yang penting sejatinya bukan “bagaimana mencari sahabat yang bisa menerima gua?” tapi yang lebih penting adalah: “bagaimana gua bisa menjadi sahabat ke orang lain dan menerima sikap dan sifat dia?” kalow elu tahu gemanah caranya jadi sahabat ke orang, … bakal banyak yang pengen jadi sahabat eluh…. jadi gak usah pusing soal orang lain yang gak mau jadi sahabat eluh,…. mendingan introspeksi, tanya ke diri sendiri, “aku udah jadi sahabat belum ke mereka?” …. mendingan nanya ke diri sendiri dulu: “aku udah menerima dan mengerti sikap dan sifat mereka/orang lain gak ya??…. sambil introspeksi, bisa mikirin pilihan berikut ini, cuman ada dua, 1. mencoba menyesuaikan diri dengan mereka, atau memperbaiki diri kalau ada yang salah di kamu.. 2. be yourself,… dan cari yang menerima kamu.. atau beredar ajah, trus tunggu ajah nanti juga ada yang ngerasa klop ama elu dan minta jadi sahabat…

:::dwiAgus:::

mencari sahabat memang tak semudah mencari musuh. yg pasti rumus utama mencari sahabat adalah keikhlasan. bila apa yg kita lakukan utk orang lain ikhlas, maka orang yg mendapatkan keikhlasan dari kita akan terbuka dan menerima kita sbg bagian dari hidupnya (sahabatnya) dan satu lagi, jangan pernah mengkhianati kepercayaan yg telah diberikan seseorang pada kita. jujur, pengertian dan tanggung jawab adalah kunci utama menjalin sebuah persahabatan

http://nice-green.blogspot.com http://nicegreencreation.blogspot.com http://nicegreen.multiply.com

1 Comment

  • Awal dari persahabatan adalah sebuah kepercayaan,,,dan mencari kepercayaan itu mungkin hal yg mudah,,,tapi yang paling sulit adalah menjaga kepercayaan itu.

    salam kenal…

Leave a comment

 

Foto di flickr

    Danau diatehDanau diatehAqillaSang calon bidadari surgaRasya AlbukhariRasya AlbukhariBunda dan RasyaRasya Al-BukhariPakaian dan kepalsuan