Cindy datanggggggg!!!!!!!!!!!!!!!
Senin 30 januari 2006. jam nunjukin 11.00, wahhh udah telat 2 jam buat masuk kuliah bahasa inggris, memang walau hari ini adalah hari pertama Universitas ku libur, tapi kami mahasiswa teknik informatika angkatan 05 masih harus menjalani kegiatan kuliah walau Cuma 2 minggu. Mupet udah siap siap untuk berangkat jemput Cindy, teman lama yang datang sehari sebelumnya ke Djogjakarta dari kota hujan Bandung.
2 jam berselang Cindy datang ke kost ku, itu kali pertama ku melihat kembali Cindy setelah pertemuan terakhir 2 lebaran yang lalu. Masih seperti yang dulu, imut, ramah, suka ketawa, dan anggun di balik tubuhnya yang kelihatannya gak bakal gedhe lagi ( he he he he he he ). Datang tanpa membawa oleh oleh.
Salaman, itu yang pertama kulakukan. Nanyain kabar dan nanyain gimana perjalanannya. Kelihatannya capek banget, setelah semalam nginap di rumah temennya di daerah UGM.
Dia ngajakin jalan untuk hari berikutnya, gua sih mau mau aja, tapi apa ada motor??? Itu pertanyaan pertama yang ada di pikiran. Tapi berkat mupet semuanya beres.
Cindy yang imuuuuuutttt banget ini adalah temen lama gua, pertama kenal itu waktu kelas 4 SD, waktu itu ada sekolah sore yang diadakan bagi anak anak be-rangking 1-5 disteiap SD di Gugus ( daerah dimana ada beberapa SD ) kami. Dia adalah anak pinter, malah mungkin pinter banget. 2 tahun seperti itu terus, sehingga walau tak saling sapa tapi kami saling kenal. Maklum anak SD suka ngelompok2 gitu. Disaat naik ke jenjang SMP, seperti biasa kami berbeda SMP, dia disebuah SMP swasta yang bonafit di kota kami. SMA pun kami berbeda dia lagi lagi masuk ke SMA yang merupakan SMA favorit di daerah kami dan masuk kelas uggul. Disaat SMA inilah Roni (temen 1 gank dulunya) sempat jadian ama cindy ( kalo gak salah sih ) dan disaat inilah kami mulai saling kenal. Diwaktu yang singkat itulah aku bisa mengenal siapa Cindy yang sebenarnya, karena di saat kelas 2 ( bener gak sih ) dia pindah ke jakarta, melanjutkan study nya karena harus ikut dengan keluarga yang semuanya kini berdomisili di jakarta. Dan sejak itu kami boleh dikatakan sangat jarang ketemu. Dari kabar terakhir yang gua dapet dia kuliah di UNPAD (salah satu universitas bonafit di Indonesia ). Ngambil jurusan kedokteran gigi ( kan keliatan kalo dia itu pinter )
Nah setelah semua itu akhirnya kami ketemu kembali di kota ini Djogjakarta. Dia ada urusan keluarga sekalian liburan untuk 3 hari. Hari pertama dia nginap di kost temen seperti yang udah diutarakan diatas.
Hari ini gua ketemu lagi, rasanya pengen ngungkit lagi semua kenangan yang ada selama ini. Dan untuk diketahui dulu mupet pernah jadian ama Cindy, dan beberapa waktu yang lalu ada kejadian yang cukup menggemparkan, liat aja posting gua terakhir terakhir ini.
Sesampainya dikost, kami ngobrol cukup lama, makan bareng berdua ( kasian mupet makan ndiri ) dan bercerita tentang semuanya. Tapi setelah beberapa saat gua tinggalin, ehh rupanya dia tidur, wahhhh kecapekan kali yaa.
Liburan telah tiba!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Liburan akhir semester akhirnya datang juga, setelah 6 hari yang begitu melelahkan dan 6 bulan yang menyenangkan, bersama teman teman satu kelas. Minggu 29 Januari 2006, walau awalnya ada rencana anak anak kelas untuk libur bareng, tapi akhirnya semua buyar, itu dikarenakan ada acara lain yang menurut mereka lebih “ penting “ dari pada acara kelas. Dan kami, mupet, pakde, hilman, ditambah gua ndiri cabut ke sebuah wisata alam bernama Kaliurang, kalo diartikan “ Kali Udang “ gak tau mengapa daerah itu dikatakan sebagai Kali Udang.
Perjalanan start pada pukul 9 pagi, kami menyusuri jalan janturan dengan santai, walau ada perasaan gondok kepada beberapa orang yang boleh dikatakan “ pengkhianat “. Dari sini kami berbelok ke jalan kusuma negara, keadaan sih belum ramai, syukur deh.lalu berbelok kearah utara ke jalan cendana, belok ke barat menyusuri jalan gayam, lalu kembali keutara ke jalan dr.sutomo, jalan dr.wahidin sudirohusodo, dan jalan dr.yohanes, dan kami sampai ke pekarangan kampus UGM dibagian timur, daerahnya sangat sesak, maklum hari itu kan minggu, ini saatnya para mahasiswa “mejeng” sambil joging. Kami berhenti sesaat untuk merasakan enaknya lontong opor walau mesti dibayar dengan harga Rp.5000 per piring. O iya hari itu adalah hari pertama temen dari bandung datang, Cindy. Dia nginap di daerah soro sutan, kira kira 2 atau 3 kilo dari kost.
Dari kompleks UGM kami meneruskan perjalanan dan menelusuri jalan kaliurang ke daerah utara, memang daerah yang kami tuju adalah daerah di utara Djogjakarta, daerah kawasan gunung merapai yang menyuguhkan kesegaran alam yang menakjubkan. Perjalanan ini benar benar melelahkan bayangkan, 1 jam perjalanan dengan jalan yang terus dan terus menanjak, gimana gak capek??????
Tapi semua itu terbayarkan, kira kira 10 menit dari tempat tujuan kami melihat angkuhnya gunung Merapi yang masih aktif berdiri, walau tertutup awan yang cukup tebal di bagian puncak tapi tak menyurutkan kami untuk menikmati keindahan gunung yang menjadi tempat yang cocok untuk me-refresh kembali pikiran yang selama ini sudah “ butek ”.
Sampai di gerbang, kamipun membayar karcis yang hanya Rp.500 perorangnya. Kami meneruskan perjalanan ke sebuah tempat bernama gua jepang. Ini adalah gua peninggalan jepang yang dibangun untuk menjadi benteng pertahana di kala perang dahulu.
Setelah sampai ditempat, kamipun parkir dengan biaya Rp.1000 per motor, lalu kembali membayar karcis Rp.500 perorang. Dan disinilah sebenarnya awal dari semua kesenagan ( walau menurut gua ini adalah sebuah penyiksaan ), kami mesti mendaki lagi, dan menempuh jarak kira kira 2 atau 3 kilometer ke atas, dengan kemiringan kira kira 145- 170 derjat, perjalan yang begitu melelahkan, gua sempat kram kaki dibuatnya.
Setelah kira kira 1 jam berjalan, akhirnya kami menemukan tempat yang dinamakan gua jepang, penilaian pertama yang dapat diambil adalah gua ini menyeramkan, gua ini terdiri dari sekian banyak pintu / gerbang, dan semua ini berhubungan ( katanya kalo diterusin bisa sampai atas gunung ). Tapi karena sarana gak ada kami memutuskan hanya berfoto foto ria di beberapa mulut gua.
Setelah puas dengan semuanya kamipun turun dengan begitu bahagia, dan sempat bermain sesaat di sebuah taman bermain. Dan akhirnya pulang dengan gembira. Oh ada yang lupa disaat pulang kami sempat mengabadikan gambar gunung berapi, walau masih di selimuti awan tipis.











