Sekedar sahabat??
Didalam tempat yg sama Kau dan aku berbagi kisah
Tak ada yang ditutupi kumerasa kau bagianku
Tapi saat kuluka kau lari menghilang
Ternyata tak ada yang namanya sahabat
Dari tak bisa kini ku bisa terima
Semua hanyalah sekedar sahabat
Tapi bukan dalam arti yang sesungguhnya
Air mata kuterjatuh kehilangan hubungan indah
Ku takkan pernah begitu padam Tak akan pernahTerry – Sekedar Sahabat
Lagu ini sering banget aku puter waktu 2007 kalo gak salah, gak ada yang namanya sahabat. Dulu jaman SMA gitu gileee… sahabat ada di posisi no 1 dalam list the most important people in my life, tapi sekarang yang jelas itu dah bergeser, keluarga tetep no 1. Yang ada sekarang cuma temen deket doank.
Kalo menurut sodara ini
Sahabat Adalah…… Seseorang yang menyukaimu, Seseorang dengan siapa kau dapat menjadi diri sendiri, Seseorang yang menghargai kebaikan-kebaikanmu, tidak berkeberatan dengan kekuranganmu, dan melihat kelebihan-kelebihan dalam dirimu. Dengan seorang Sahabat, kau dapat berbagi tawa…. berbagi rahasia…. bertukar pandangan…. berbagi kesuksesan maupun kekecewaan…. dan macam-macam persoalan…. besar maupun kecil. Seorang Sahabat adalah…. Seseorang yang dapat memahami perasaanmu tanpa kau ucapkan, Seseorang yang dekat denganmu dan selalu memaafkanmu, Seseorang yang selalu membesarkan hati, dan tak pernah membuatmu merasa kecil. Sahabat adalah Seseorang yang membuatmu merasa bahwa dunia ini indah.
Kalo bagiku itu tetep seorang temen dekat. Dulu kehilangan teman adalah sebuah siksaan berat bagiku, tapi sekarang setelah ditempa ama yang namanya “hidup“, sedikit demi sedikit dah mulai terbiasa dengan datang dan perginya orang orang yang sempet menjadi pengaruh besar di kehidupan.
Sebenere postingan ini aku tujuin untuk dia yang lagi gundah gulana karna kehilangan “sahabat”. Udah gak usah ditangisi, dan gak usah disesali, ok vi??
Andy F Noya, sang pemimpin redaksi Metro TV
Pernah menonton acara K!ck Andy? Sebuah tayangan talk show yang menyuguhkan begitu banyak informasi kepada para pemirsanya. Sebuah acara yang digagas oleh Adjie S. Soeratmadjie dan dibawakan langsung oleh sang pemimimpin redaksi ; Andy F Noya.
Bagi saya yang notabenenya adalah penggila talk show, acara K!ck Andy adalah salah satu acara favorit, mendidik yang pasti. Pada awalnya , saya sangat penasaran, siapakah pembawa acara ini? Rasanya belum pernah saya dengar nama Andy F Noya mungkin saya yang katrok kali ya? Memanfaatkan mbah google, sangat gampang mencari sejarah seorang yang udah terkenal. selain ada di bagian profile websitenya, saya juga menemukannya disini, ini adalah kutipan wawancaranya :
Secara umum orang mengenal Anda hanya sebagai Pemimpin Redaksi Metro TV. Dapatkah diceritakan bagaimana masa kecil Anda?
Saya terlahir dari keluarga yang ekonominya pas-pasan. Bapak saya seorang servis mesin ketik, ibu tukang jahit. Saya masih ingat, ketika mau membantu bapak menyervis mesin ketik, dia berkata, jangan kamu sentuh mesin ini. Saya sadar ternyata dia tidak mau anaknya menjadi tukang servis mesin ketik. Waktu Sekolah Dasar, saya sempat sekolah di Malang, kemudian ikut bapak ke Papua. Saya tinggal di Papua sampai kelas dua Sekolah Teknik Menengah (STM), terus pindah ke Jakarta, sekolah di STM 6 Keramat.Kok bisa pindah ke Papua?
Bapak bekerja di sana. Perlahan-lahan bapak mulai banyak mendapat pesanan memperbaiki mesin ketik kantor. Setelah ekonomi sedikit mapan dan membaik, ibu, kakak dan saya menyusul ke Papua. Enam tahun saya tinggal di Papua.
Anda anak bungsu dari lima bersaudara, apakah Anda anak manja?
Sebaliknya, saya anak yang paling keras dan pembangkang. Waktu kecil saya sering tidak pulang ke rumah, ikut mencuri mangga dan burung dara, terus dijual. Kalau tak dikasih uang, kaca-kaca rumah pecah. Kakak-kakak saya mengira, kalau sudah besar nanti saya akan menjadi penjahat.
I’m on Padang
Gua akhirnya bisa mendaratkan kaki di tanah Sumatra, Padang. 1 tahun tak menginjakkan kaki di pulau andalas ini, rasanya tak banyak yang berubah, ditambah banyak yang terlupakan dari otak gua. Yang jelas rasanya tak banyak yang berubah
Perjalanan berawal jam 7.30 dari kost tercinta menuju bandara adi sucipto, jogja. Pamitan ama temen temen, akhirnya gua chek in jam 8. menunggu 30 menit, gua dipersilahkan masuk ke pesawat ( tumben lho pesawatnnya ontime, biasanya telat berapa menit gitu ). 45 menit di udara, akhirnya gua mendarat di bandara sukarno – hatta, Jakarta. PANAS, itu moment yang pertama kali gua tangkap disini. Bener dah, kalo bias jangan kerja di Jakarta, kecuali ada AC-nya. Lebih kurang 2,5 jam gu nunggu, sempet kenalan ama anak peanbaru yang kuliah di jogja juga, sempet ngotak ngatik kerjaan. Akhirnya 12.20 gua boarding. Perjalanan udara dari Jakarta – padang, gak terlalu gua nikmati, coz gua ketiduran di pesawat ( dari kemaren Cuma tidur 1 jam). 15 menit sebelum landing, gua bangun.
Sesampainya di bandara Minangkabau ( bener ga sih namanya ?? gua lupa, he he he ), sempet ngatri bagasi, lama…. Coz barang bawaan gua terletak di bagian bawah tumpukan, terpaksa nunggu ampe jatah yang terakhir.
Ada perbedaan besar jika anda memasuki daerah saya ini, orang orangnya kurang sopan!! Maen tarik aja, bawa sini bawa sono barang bawaan kita, abis itu maen paksa. Terpaksa gua make jurus terakhir, gua make bahasa Indonesia ( untuk info saja, para supir supir ini susah bahasa indonesianya. Bahasa Indonesia bagi mereka adalah momok yang bijihmana gitu, he he he he he ), abis itu baru deh pada ngilang atu atu. Apa lagi anda make bahasa yang rada lo – gua, malah tambah kleper kleper tuh orang. Ha ha ha ha.
Cuma 1 kesan gua sejak menjejakkan kaki di tanah yang sering dilanda gempa ini, KECEWA. Kecewa ama service yang gua dapet di bandara, ditambah supir jasa ankutan yang nganter gua sekarang orangnya rada kurang sopan gitu. Dasar…..katrok. gak kayak di jogja, pada ramah, pokoke enak lah kalo di jogja, jauh bange ama disini.
Masih ½ jam lagi menuju rumah, dingin!!! Sekarang lagi di kota bukitting, emang ga salah orang ngasih nama, berada kal gak salah 1000m diatas pemukaan laut, sekarang kalo diukur suhunya, bias mencapai 18 derjat celcius, mengerikan…
Jam 17.50 gua nyampe rumah, akhirnya. Setelah salaman ama bonyok, adek gua + tante, gua jalan bentar buat jemput sahabat terdekat, ngajakin buka bareng di rumah gua. Hmmm selera makan gua bertambah 3 kali lipat dari biasanya, he he he
Udah ah segitu aja dulu, gua pengen istirahat ney. Ni postingan gua buat dari Jakarta lhooo
Blogged with Flock











