????????????
Kekecewaan, mungkin kata itu akan slalu abadi dalam perjalanan kehidupan. Setelah sekian lama gua harapkan semuanya ini berakhir dengan sebuah kisah indah yang selama ini gua mimpikan, kini angan angan itu kembali hacur. Apalah daya, beberapa sahabat kembali menjauh dari kehidupan, gak ngerti dan mungkin gak akan pernah mengerti dengan apa yang gua alami dan gua rasakan. Seharusnya gua mesti kembali mawas diri, menginstrospeksi siapa diri, dan apa arti hidup ini.
Rasanya berat untuk mengyatakan kekecewaan ini kepada orang orang yang dahulunya pernah kupercaya sebagai “ pengganti “ sahabat sahabat yang gua tinggalkan nun jauh di pulau andalas. Tapi ini sebuah realita kehidupan yang kembali mesti gua hadapi dengan hati lapang, dan akan jadi sebuah pelajaran hidup yang bakal gua kenang selama hidup gua.
“ mereka “ gak hilang, tapi hanya lupa akan keberadaan gua di tengah mereka, suatu saat disaat mereka kembali membutuhkan tenaga dan jasa gua, mereka akan kembali dengan mulut manis untuk memproklamirkan sebuah persahabatan, udah sering ini terjadi, seacap kali gua bernafas, dan seacap kali gua merasakan kesendirian.
Sekarang kembali gua mesti menelan mentah mentah kekecewaan ini, kembali dipermalukan nasib yang tampaknya gak pernah berpihak, kembali di tertawakan takdir yang selalu melihat gua dengan sebelah mata, kembali di lecehkan kehidupan yang selalu menghina, memaki, menghujat, dan mentelantarkan gua di ganasnya fananya bumi ini.
sekali lagi
hari yang cukup parah, masih sepeti yang dulu dulu, tapi hari ini lebih parah lagi. seorang teman yang ingin kujadikan pengganti sahabatku hilang begitu aja
mungkin boleh dikatakan ini egois, tapi apa salah kalo kita menginginkan seseorang menjadi lebih baik??? entahlah menurutku ini bukanlah sebuah keegoisan.
entah untuk yang keberapa kalinya ini terjadi, teman yang udah hampir menjadi sahabat hilang dan ninggalin. memang gak bisa gua tumpahin semua kesalahan ama mereka, tapi apa ini adil???? bagi gua yang ingin perhatian dari sahabat di kota yang pusatnya aja gua gak tau
kembali gua mesti mulai dari nol lagi, mecari dan akan terus mencari siapa sebenernya “sahabat” gua
pelajaran dalam hidup
Di balik mata seorang sahabat kadang ada perasaan benci yang ditujukan kepada kita. Itulah manusia, makhluk munafik yang berjalan di permukaan bumi dengan bantuan orang lain yang ia khianati.
Mungkin terlalu banyak uneg uneg yang ada di kepala, semua arti hidup yang gua dapetin selama ini, semua pelajaran akan kehidupan, semua menumpuk di otak gua
Hidup, bagi sebagian orang kata itu adalah beban yang terlalu berat untuk dipikul, dan bagi sebagian lainnya, itu merupakan sebuah anugrah yang tak ternilai harganya, dan bagi sebagian lagi mungkin mengatakan “ jalani aja sebagaimana mestinya “. Tapi bagi gua hidup adalah sebuah perjalan mencari ilmu dan pelajaran. Setiap langkah yang kita ambil dalam kehidupan akan mengajarkan sesuatu pada kita.
Dalam hidup kita akan selalu dihadapkan kepada sebuah pilihan, baik atau buruk, mencari yang lebih baik, atau mencari terbaik diantara dua keburukan. Dan setiap memilih, kita akan diajarkan bagaimana memilih secara tepat, lambat tapi pasti. Itulah tujuan hidup. Menentukan nasib kita sendiri, ingin menjadi seperti apakah kita, lebih buruk, buruk, cukup baik, baik atau ingin menjadi lebih baik. Itu semua tergantung ilmu yang kita peroleh selama ini.
Seperti contoh mencari atau menentukan seorang sahabat. Mungkin dari kita mulai mengerti apa arti teman dalam hidup, dari saat itulah kita sudah memulai pelajaran menentukan siapa sahabat yang sebenarnya. Mereka bukanlah orang yang hanya bisa merasakan kebahagiaan yang tersebar dari elektron yang keluar dari gelombang otak kita saja, tapi mereka juga akan selalu ada disaat kita lagi merasakan sesuatu yang pahit dalam hidup. Sahabat adalah orang yang selalu datang menemani disaat yang lain pergi meninggalkan. Itulah sahabat…… orang yang akan selalu mengerti kita luar ataupun dalam. Orang yang akan menagis disaat kita sedih, dan akan tertawa disaat kita bahagia, orang yang selalu mengerti apa isi hati kita, orang yang akan selalu ada disaat kita butuh, walau gak pernah diminta. Membarikan sesuatu yang terbaik darinya untuk kita, cinta, perhatian dan kasih sayang.
Semua arti ini hanya bisa dipelajari melalui hidup. Gak kan bisa kita dapatkan dari jutaan buku ang kita baca. Karena dari itu setiap manusia memiliki jalan pikiran dan pendapat yang berbeda, semuanya hanya tergantung dari seberapa bijak dia untuk belajar dari hidup ini.











