Selamat ulang tahun Mama
Tepat pukul 00.00 semalam, alarm handphone berbunyi, mengingatkan bahwa ada orang penting dalam hidupku yang berulang tahun. Kulihat tulisan yang tertera di layar monochrome biru itu ” Ultah Mama”.
Kuhela nafas panjang, bahagia bercampur rindu sesak didada. Waktu itu aku masih duduk bersama teman di Jalan Kaliurang Km.6 . Ingin rasanya cepat pulang ke kost, lalu menghubungi mama untuk mengucapkan “selamat ulang tahun ma “. Sayang tak sempat, pukul 2 pagi baru bisa kukirimkan sms, takut mengganggu tidur lelap beliau yang aku tahu telah lelah bekerja seharian.
Pagi ini, Mama menghubungiku. Ingin rasanya menangis, kucoba menguatkan hati saat mama mengucapkan ” Makasih atas ucapannya “. Ingin rasanya saat itu aku berada didekatkatnya. Memeluknya erat, lalu mengucapkan ” tak perlu mama mengucapkan terima kasih, karna aku belum bisa berbakti apa apa”.
Aku terdiam disini, 1 jam sebelum ujian. Tak sanggup aku berkonsentrasi untuk ujian. Fikiranku hanya satu “PULANG”.
Ma, selamat ulang tahun. Maaf jika hingga kini belum ada yang bisa kuberikan untuk bisa membanggakanmu. Maaf, jika selama ini aku masih belum bisa berbakti padamu. Maaf ma.
Tuhan…
45 tahun ia telah mengarungi hidup diduniaMu
Berikanlah umur yang panjang untuknya
Berikanlah kesehatan untuknya
Berikanlah kemudahan rezki padanya
Ma, belum ada kado yang bisa kuberikan. Malu rasanya, hingga umur 20 ini, belum ada yang bisa kuberikan padamu. Aku belum bisa memberi apa apa, tapi percayalah di penghujung sholatku ada sebuah do’a untukmu, untuk papa, dan untuk keluarga tercinta.
Selamat ulang tahun Mama.











